Jumat, 21 Desember 2012

meteor garden vs siapa takut jatuh cinta

Apakah film siapa takut jatuh cinta melanggar hak cipta film meteor garden? saya akan membahas sedikit analisa saya terhadap kasus ini.
Ada beberapa kutipan yang saya baca diantaranya adalah :

"Meteor Garden emang sebuah fenomena baru film drama remaja, yang dikemas amat apik dan jeli melihat pasar. Dan lucunya, di tengah popularitasnya yang memuncak itu, ada saja pihak yang memanfaatkan kesuksesannya. Itu sebabnya, nggak heran kalo ada yang bilang bahwa film ini udah dicontek abis sama sinetron buatan Prima Entertainment yang tayang di SCTV, yakni Siapa Takut Jatuh Cinta. Film ini, oleh banyak pemirsa ABG, disebut-sebut nyontek abis Meteor Garden. Siapa Takut Jatuh Cinta, dengan bintang Leony, Indra, Bertrand, dan lain-lain yang menjiplak habis-habisan serial asal Taiwan Meteor Garden. Mulai dari cerita, pemain, bahkan gaya pakaian pun ditiru."
dan lihat kutipan berikut :
"Seiring dengan penayangan sinetron SIAPA TAKUT JATUH CINTA di salah satu Tv swasta, fans Meteor Garden bereaksi tentang penjiplakan yang dilakukan PRIMA ENTERTAINMENT terhadap Meteor Garden dalam sinetronnya. Rupanya fans Meteor Garden tidak rela kalau drama idolanya dijiplak habis-habisan. Walaupun dengan cara yang berbeda-beda dan tersebar di mana-mana, protes fans Meteor Garden akhirnya berhasil menyita perhatian media maupun masyarakat .. sebelumnya masyarakat telah mampu menilai dan membandingkan tayangan Meteor Garden yang untungnya lebih dulu ditayangkan di Indosiar dengan sinetron Siapa Takut Jatuh Cinta. Jalan cerita, karakter pemain dan penokohan Siapa Takut Jatuh Cinta sangat persis sekali dengan Meteor Garden karenanya dengan mudah fans ataupun non fans dapat menebaknya. Skandal penjiplakan sinetron-sinetron Indonesia merabak lagi karena masalah ini, tercatat sinetron-sinetron lain yang diduga kuat merupakan jiplakan dari serial asing, di antaranya bersumber dari Jepang, Hong Kong, Taiwan, China maupun negara negara ASIA lainnya. Karena pengetahuan yang minim tentang serial asing dan keterbatasan kita menikmati serial asing maka hanya segelintir orang yang mengetahui dan mengamati penjiplakan J-doramas, Mandarin serials dan lain-lain. Meteor Garden vs Siapa Takut Jatuh Cinta bisa dibuktikan dan ditanggapi karena secara kebetulan serial aslinya ditayangkan, namun buat yang lain, sungguh sayang masih diperlukan bukti kuat ataupun kesediaan stasiun TV lain yang menayangkan aslinya."

 Sebelumnya saya ingin memberikan sedikit pengertian tentang hak cipta. Hak cipta (lambang internasional adalah hak eksklusif Pencipta atau Pemegang Hak Cipta untuk mengatur penggunaan hasil penuangan gagasan atau informasi tertentu. Pada dasarnya, hak cipta merupakan "hak untuk menyalin suatu ciptaan". Hak cipta dapat juga memungkinkan pemegang hak tersebut untuk membatasi penggandaan tidak sah atas suatu ciptaan. Pada umumnya pula, hak cipta memiliki masa berlaku tertentu yang terbatas. Di Indonesia masalah hak cipta diatur dalam undang-undang nomor 19 tahun 2002.

Dalam bab XIII pasal 72 UU nomor 19 tahun 2002 dijelaskan sanksi-sanksinya sebagai berikut :

BAB XIII KETENTUAN PIDANA

Pasal 72

(1) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 49 ayat (1) dan ayat (2) dipidana dengan pidana penjara masing-masing paling singkat 1 (satu) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah), atau pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).
(2) Barangsiapa dengan sengaja menyiarkan, memamerkan, mengedarkan, atau menjual kepada umum suatu Ciptaan atau barang hasil pelanggaran Hak Cipta atau Hak Terkait sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
(3) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak memperbanyak penggunaan untuk kepentingan komersial suatu Program Komputer dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah).
(4) Barangsiapa dengan sengaja melanggar Pasal 17 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).
(5) Barangsiapa dengan sengaja melanggar Pasal 19, Pasal 20, atau Pasal 49 ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah).
(6) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melanggar Pasal 24 atau Pasal 55 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah).
(7) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melanggar Pasal 25 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah).
(8) Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melanggar Pasal 27 dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 150.000.000,00 (seratus lima puluh juta rupiah).
(9) Barangsiapa dengan sengaja melanggar Pasal 28 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1.500.000.000,00 (satu miliar lima ratus juta rupiah).

dan menurut saya kesamaan di film meteor garden dengan film siapa takut jatuh cinta memang sengaja dibuat untuk membuat cerita dengan film yang sama namun dengan peran atau tokoh yang berasal dari indonesia. saya memang kurang mengetahui cerita sebenarnya tentang kedua film ini, namun apabila indonesia sudah mempunyai izin tentang menjiplak atau meniru film ini dari pihak-pihak yang bersangkutan, saya pikir sah-sah saja. namun apabila tidak mempunyai izin yang resmi yaa bisa saja dipidanakan karena kami bangsa indonesia sudah memiliki undang-undang yang jelas mengatur tentang hak cipta sendiri. jaadi kesimpulan dari saya, boleh saja meniru asal sesuai iziin yang ada dan tidak merubah atau merugikan pihak-pihak yang terkait. 
kurang lebihnya dari analisis saya ini saya mohon maaf, karena kesempurnaan hanya milik ALLAH.
wassalammualaikum warrahmatullah hiwabaraakattu

Sumber yang terkait :
http://www.dudung.net/buletin-gaul-islam/heboh-meteor-garden.html diakses pada tanggal 22 desember 2012
http://www.indosiar.com/gossip/perjalanan-meteor-garden-di-indonesia_6297.html diakses pada tanggal 22 desember 2012
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Hak_cipta diakses pada tanggal 22 desember 2012


Senin, 08 Oktober 2012

teknologi dan globalisasi



Globalisasi adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.
Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu, antar kelompok, dan antar negara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara.
Menurut asal katanya, kata "globalisasi" diambil dari kata global, yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan, kecuali sekedar definisi kerja (working definition), sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.
Teori globalisasi
Cochrane dan Pain menegaskan bahwa dalam kaitannya dengan globalisasi, terdapat tiga posisi teoritis yang dapat dilihat, yaitu:
  • Para globalis percaya bahwa globalisasi adalah sebuah kenyataan yang memiliki konsekuensi nyata terhadap bagaimana orang dan lembaga di seluruh dunia berjalan. Mereka percaya bahwa negara-negara dan kebudayaan lokal akan hilang diterpa kebudayaan dan ekonomi global yang homogen. meskipun demikian, para globalis tidak memiliki pendapat sama mengenai konsekuensi terhadap proses tersebut.
·         Para globalis positif dan optimistis menanggapi dengan baik perkembangan semacam itu dan menyatakan bahwa globalisasi akan menghasilkan masyarakat dunia yang toleran dan bertanggung jawab.
·         Para globalis pesimis berpendapat bahwa globalisasi adalah sebuah fenomena negatif karena hal tersebut sebenarnya adalah bentuk penjajahan barat (terutama Amerika Serikat) yang memaksa sejumlah bentuk budaya dan konsumsi yang homogen dan terlihat sebagai sesuatu yang benar dipermukaan. Beberapa dari mereka kemudian membentuk kelompok untuk menentang globalisasi (antiglobalisasi).
  • Para tradisionalis tidak percaya bahwa globalisasi tengah terjadi. Mereka berpendapat bahwa fenomena ini adalah sebuah mitos semata atau, jika memang ada, terlalu dibesar-besarkan. Mereka merujuk bahwa kapitalisme telah menjadi sebuah fenomena internasional selama ratusan tahun. Apa yang tengah kita alami saat ini hanyalah merupakan tahap lanjutan, atau evolusi, dari produksi dan perdagangan kapital.
  • Para transformasionalis berada di antara para globalis dan tradisionalis. Mereka setuju bahwa pengaruh globalisasi telah sangat dilebih-lebihkan oleh para globalis. Namun, mereka juga berpendapat bahwa sangat bodoh jika kita menyangkal keberadaan konsep ini. Posisi teoritis ini berpendapat bahwa globalisasi seharusnya dipahami sebagai "seperangkat hubungan yang saling berkaitan dengan murni melalui sebuah kekuatan, yang sebagian besar tidak terjadi secara langsung". Mereka menyatakan bahwa proses ini bisa dibalik, terutama ketika hal tersebut negatif atau, setidaknya, dapat dikendalikan.
Sejarah globalisasi
·         Banyak sejarawan yang menyebut globalisasi sebagai fenomena di abad ke-20 ini yang dihubungkan dengan bangkitnya ekonomi internasional. Padahal interaksi dan globalisasi dalam hubungan antar bangsa di dunia telah ada sejak berabad-abad yang lalu. Bila ditelusuri, benih-benih globalisasi telah tumbuh ketika manusia mulai mengenal perdagangan antar negeri sekitar tahun 1000 dan 1500 M. Saat itu, para pedagang dari Tiongkok dan India mulai menelusuri negeri lain baik melalui jalan darat (seperti misalnya jalur sutera) maupun jalan laut untuk berdagang. Fenomena berkembangnya perusahaan McDonald di seluroh pelosok dunia menunjukkan telah terjadinya globalisasi.
·         Fase selanjutnya ditandai dengan dominasi perdagangan kaum muslim di Asia dan Afrika. Kaum muslim membentuk jaringan perdagangan yang antara lain meliputi Jepang, Tiongkok, Vietnam, Indonesia, Malaka, India, Persia, pantai Afrika Timur, Laut Tengah, Venesia, dan Genoa. Di samping membentuk jaringan dagang, kaum pedagang muslim juga menyebarkan nilai-nilai agamanya, nama-nama, abjad, arsitek, nilai sosial dan budaya Arab ke warga dunia.
·         Fase selanjutnya ditandai dengan eksplorasi dunia secara besar-besaran oleh bangsa Eropa. Spanyol, Portugis, Inggris, dan Belanda adalah pelopor-pelopor eksplorasi ini. Hal ini didukung pula dengan terjadinya revolusi industri yang meningkatkan keterkaitan antar bangsa dunia. berbagai teknologi mulai ditemukan dan menjadi dasar perkembangan teknologi saat ini, seperti komputer dan internet. Pada saat itu, berkembang pula kolonialisasi di dunia yang membawa pengaruh besar terhadap difusi kebudayaan di dunia.
·         Semakin berkembangnya industri dan kebutuhan akan bahan baku serta pasar juga memunculkan berbagai perusahaan multinasional di dunia. Di Indinesia misalnya, sejak politik pintu terbuka, perusahaan-perusahaan Eropa membuka berbagai cabangnya di Indonesia. Freeport dan Exxon dari Amerika Serikat, Unilever dari Belanda, British Petroleum dari Inggris adalah beberapa contohnya. Perusahaan multinasional seperti ini tetap menjadi ikon globalisasi hingga saat ini.
·         Fase selanjutnya terus berjalan dan mendapat momentumnya ketika perang dingin berakhir dan komunisme di dunia runtuh. Runtuhnya komunisme seakan memberi pembenaran bahwa kapitalisme adalah jalan terbaik dalam mewujudkan kesejahteraan dunia. Implikasinya, negara negara di dunia mulai menyediakan diri sebagai pasar yang bebas. Hal ini didukung pula dengan perkembangan teknologi komunikasi dan transportasi. Alhasil, sekat-sekat antar negara pun mulai kabur.


Globalisasi kebudayaan

Sub-kebudayaan Punk, adalah contoh sebuah kebudayaan yang berkembang secara global. Globalisasi memengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat, termasuk diantaranya aspek budaya. Kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat terhadap berbagai hal. Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan aspek-aspek kejiwaan/psikologis, yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran. Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari, bahwa tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran orang yang bersangkutan. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan seseorang adalah kesenian, yang merupakan subsistem dari kebudayaan.
Globalisasi sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruh dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau world culture) telah terlihat semenjak lama. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri dari perjalanan para penjelajah Eropa Barat ke berbagai tempat di dunia ini ( Lucian W. Pye, 1966 ).
Namun, perkembangan globalisasi kebudayaan secara intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi. Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi antar bangsa. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antar bangsa lebih mudah dilakukan, hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi kebudayaan.
Dampak globalisasi
Dampak positif globalisasi antara lain:
  • Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan
  • Mudah melakukan komunikasi
  • Cepat dalam bepergian (mobilitas tinggi)
  • Menumbuhkan sikap kosmopolitan dan toleran
  • Memacu untuk meningkatkan kualitas diri
  • Mudah memenuhi kebutuhan
  • Dampak negatif globalisasi antara lain:
  • Informasi yang tidak tersaring
  • Perilaku konsumtif
  • Membuat sikap menutup diri, berpikir sempit
  • Pemborosan pengeluaran dan meniru perilaku yang buruk
  • Mudah terpengaruh oleh hal yang tidak sesuai dengan kebiasaan atau kebudayaan suatu negara


Pada pertengahan abad ke-20, manusia telah mencapai kecukupan teknologi untuk kali pertama meninggalkan atmosfer Bumi dan menjelajahi ruang angkasa.
Teknologi adalah keseluruhan sarana untuk menyediakan barang-barang yang diperlukan bagi kelangsungan dan kenyamanan hidup manusia.
Penggunaan teknologi oleh manusia diawali dengan pengubahan sumber daya alam menjadi alat-alat sederhana. Penemuan prasejarah tentang kemampuan mengendalikan api telah menaikkan ketersediaan sumber-sumber pangan, sedangkan penciptaan roda telah membantu manusia dalam beperjalanan dan mengendalikan lingkungan mereka. Perkembangan teknologi terbaru, termasuk di antaranya mesin cetak, telepon, dan Internet, telah memperkecil hambatan fisik terhadap komunikasi dan memungkinkan manusia untuk berinteraksi secara bebas dalam skala global. Tetapi, tidak semua teknologi digunakan untuk tujuan damai, pengembangan senjata penghancur yang semakin hebat telah berlangsung sepanjang sejarah, dari pentungan sampai senjata nuklir.
Teknologi telah memengaruhi masyarakat dan sekelilingnya dalam banyak cara. Di banyak kelompok masyarakat, teknologi telah membantu memperbaiki ekonomi (termasuk ekonomi global masa kini). Banyak proses teknologi menghasilkan produk sampingan yang tidak dikehendaki, yang disebut pencemar, dan menguras sumber daya alam, merugikan dan merusak Bumi dan lingkungannya. Berbagai macam penerapan teknologi telah memengaruhi nilai suatu masyarakat dan teknologi baru seringkali mencuatkan pertanyaan-pertanyaan etika baru. Sebagai contoh, meluasnya gagasan tentang efisiensi dalam konteks produktivitas manusia, suatu istilah yang pada awalnynya hanya menyangku permesinan, contoh lainnya adalah tantangan norma-norma tradisional. Bahwa keadaan ini membahayakan lingkungan dan mengucilkan manusia, penyokong paham-paham seperti transhumanisme dan tekno-progresivisme memandang proses teknologi yang berkelanjutan sebagai hal yang menguntungkan bagi masyarakat dan kondisi manusia. Tentu saja, paling sedikit hingga saat ini, diyakini bahwa pengembangan teknologi hanya terbatas bagi umat manusia, tetapi kajian-kajian ilmiah terbaru mengisyaratkan bahwa primata lainnya dan komunitas lumba-lumba tertentu telah mengembangkan alat-alat sederhana dan belajar untuk mewariskan pengetahuan mereka kepada keturunan mereka. Secara umum, teknologi dapat didefinisikan sebagai entitas, benda maupun tak benda yang diciptakan secara terpadu melalui perbuatan dan pemikiran untuk mencapai suatu nilai. Dalam penggunaan ini, teknologi merujuk pada alat dan mesin yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah-masalah di dunia nyata. Ia adalah istilah yang mencakupi banyak hal, dapat juga meliputi alat-alat sederhana, seperti linggis atau sendok kayu, atau mesin-mesin yang rumit, seperti stasiun luar angkasa atau pemercepat partikel. Alat dan mesin tidak mesti berwujud benda; teknologi virtual, seperti perangkat lunak dan metode bisnis, juga termasuk ke dalam definisi teknologi ini.
Kata "teknologi" juga digunakan untuk merujuk sekumpulan teknik-teknik. Dalam konteks ini, ia adalah keadaan pengetahuan manusia saat ini tentang bagaimana cara untuk memadukan sumber-sumber, guna menghasilkan produk-produk yang dikehendaki, menyelesaikan masalah, memenuhi kebutuhan, atau memuaskan keinginan, ia meliputi metode teknis, keterampilan, proses, teknik, perangkat, dan bahan mentah. Teknologi dapat dipandang sebagai kegiatan yang membentuk atau mengubah kebudayaan. Selain itu, teknologi adalah terapan matematika, sains, dan berbagai seni untuk faedah kehidupan seperti yang dikenal saat ini. Sebuah contoh modern adalah bangkitnya teknologi komunikasi, yang memperkecil hambatan bagi interaksi sesama manusia, dan sebagai hasilnya, telah membantu melahirkan sub-sub kebudayaan baru, bangkitnya budaya dunia maya yang berbasis pada perkembangan Internet dan komputer. Tidak semua teknologi memperbaiki budaya dalam cara yang kreatif, teknologi dapat juga membantu mempermudah penindasan politik dan peperangan melalui alat seperti pistol atau bedil. Sebagai suatu kegiatan budaya, teknologi memangsa ilmu dan rekayasa, yang masing-masing memformalkan beberapa aspek kerja keras teknologis.
Tahukah kita selain membawa manfaat yang besar Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga mempunyai pengaruh buruk yang besar pula pada perkembangan generasi anak bangsa.
Saat ini perangkat yang paling mempengaruhi anak pelajar Indonesia saat ini antara lain :
  1. Komputer
  2. Handphone
  3. I-Pad
  4. MP4 player
  5. Game Console
  6. Media tontonan seperti Televisi dan Film
Namun kali ini kita akan membahas salah satu diantaranya yaitu pengaruh buruk Teknologi Komputer. Pengaruh positif atau negatif yang bisa muncul dari alat ini tentu saja lebih banyak tergantung dari pemanfaatannya. Bila anak-anak dibiarkan menggunakan komputer secara sembarangan, pengaruhnya bisa jadi negatif. Sebaliknya, komputer akan memberikan pengaruh positif bila digunakan dengan bijaksana, yaitu membantu pengembangan intelektual dan motorik anak.
Pengaruh buruk dari Games Komputer.  
Salah satu contoh pengaruh buruknya adalah dari kemungkinan anak, kemungkinan besar tanpa sepengetahuan orangtua, anak ‘mengkonsumsi’ games yang menonjolkan unsur-unsur seperti kekerasan dan agresivitas. Banyak pakar pendidikan mensinyalir bahwa games beraroma kekerasan dan agresi ini adalah pemicu munculnya perilaku-perilaku agresif dan sadistis pada diri anak.  
Pengaruh buruk  lewat internet.    
Mampu mengakses internet sesungguhnya merupakan suatu awal yang baik bagi pengembangan wawasan anak. Sayangnya, anak juga terancam dengan banyaknya informasi buruk yang membanjiri internet. Melalui internetlah berbagai materi bermuatan seks, kekerasan, dan lain-lain dijajakan secara terbuka dan tanpa penghalang. Sebuah studi yang menunjukkan bahwa satu dari 12 anak di Canada sering menerima pesan yang berisi muatan seks, tawaran seks, saat tengah berselancar di internet.
Teknologi Informasi atau yang dikenal dalam bahasa inggris Information Technology, yang sering disingkat (IT) merupakan semua bentuk teknologi yang membantu manusia membuat, mengubah,menyimpan,mengomunikasikan dan menyebarkan informasi. Teknologi Informasi menyatukan komputerisasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara dan vidio. Teknologi Informasi bukan hanya dari komputer pribadi, tapi TV, Peralatan Rumah Tangga Elektronic, Peralatan Genggam modern seperti Ponsel.
Sekarang memang jaman citizen journalism dan social media, Tapi masih banyak orang yang meragukan kalau orang biasa bisa membuat berita yang menyaingi media " Konvensional ". Memang kalau dilihat dari Blog, Facebook, Twitter masih dipengaruhi trend berita media " Konvensional ". Di koran atau di TV ada berita apa? Langsung ramai di Internet. Semua seperti berkutat dalam lingkup yang sama, Tapi dalam pandangan saya itu semua adalah hasil pengembangan teknologi informasi yang semakin memanjakan penggunanya atas berita berita yang Uptudate. Dari pada kita beradu Argumen tentang Teknologi Informasi dan komunikasi, Lebih baik kita berbagi Tip atau cara untuk mensiasati Dampak Negatif dari pada Teknologi Informasi itu sendiri.


Dampak Negatif diantaranya :
1. Perjudian online
Dengan jaringan yang tersedia, para pelaku judi tidak perlu pergi ke tempat kusus untuk melakukannya, Hal ini sangat sulit untuk di tangani di negeri ini, mungkin karena sifat yang Global atau mendunia dan ada faktor lain yaitu sebagian besar negara barat meLegalkan perjudian.
2. Pornografi
Anggapan bahwa internet identik dengan pornografi juga tidak salah, Di enternet gambar gambar porno dan kekerasan mudah tersebar dan bisa mempengaruhi kawula muda di negeri ini untuk meniru dan bertindak kekerasan.           
3. Carding
Pembajakan Kartu Kredit yang dilakukan penjahat, Ketika Pemgguna malakukan Transaksi online, Untuk transaksi online yang menggunakn Kartu kredit lebih baik kita berhati dalam menggunakn sistem pembayaran, Kita harus berhati hati dalam bertransaksi ! jika jarak antara penjual dan pembeli dekat lebih baik dilakukan dengan cara COD ( cash of delivery ) Jika terpaksa melakukan transaksi dengan cara Online pilihlah sistem pembayaran dengan sistem yang aman seperti Pay pal karena jika kita melakukan transaksi online dengan kartu Kredit lewat Pay pal, Pihak bank penerbit kartu Kredit akan melakukan konfirmasi kepada kita.


4.Penipuan
Penipuan dalam Internet memang semakin Meraja Rela, Hal ini sering terjadi dalam transaksi online, biasanya orang bertransaksi uang sudah di tranfer tapi barang tidak di Kirim, Maka jika kita melakukan transaksi pilihlah Web atau User yang memiliki Trac Rekot yang baik, Jika kita ragu lebih baik kita lakukan transaksi dengan cara COD atau kita gunakan jasa Rakber ( Rekening Bersama ).  
Dari sekian dampak yang Tertera diatas ada beberapa yang tidak bisa kita siasati baik secara sistem atau penerapan di lapangan, Diantaranya Pornografi dan Perjudian Online, dan yang bisa menjadi Filter tidak lain adalah diri kita sendiri. Kebetulan saya mempostingkan artikel ini dalam suasana Bulan Ramadhan, saya menghimbau pada semua pengguna jaringan Internet agar keimanan dan ketagwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa kita jadikan Filter dari dampak negatif Teknologi Informasi.
Seringkali kita menggunakan teknologi seperti komputer, smartphone, tablet PC, atau konsol untuk bermain game. Game adalah sarana refreshing alternatif untuk orang yang bekerja di depan komputer atau hanya untuk sekedar menghabiskan waktu. Tapi terkadang, kita bermain game yang salah dan malah membawa dampak buruk bagi kita seperti game yang berisi pembunuhan, pemerkosaan, kebut-kebutan, pencurian, dan lain sebagainya. Itulah yang lama-kelamaan mengikis budaya kita yang telah diwariskan turun-temurun.
Solusinya? Para programer game khususnya di Indonesia sebaiknya menciptakan game yang mengandung budaya Indonesia seperti game action yang menggunakan pencak silat. Tapi, gamenya harus berkualitas tinggi dan sama menariknya seperti game Mortal Kombat atau yang lainnya. Itu bisa meningkatkan semangat pencak silat Indonesia dan akan mengangkat derajat pencak silat di dunia.
Inilah dampak positif teknologi, kita bisa membuat suatu hal yang berbau budaya Indonesia untuk menggantikan hal yang negatif yang terdapat di teknologi. Jika kita menggunakan teknologi dengan maksimal, maka negeri kita akan semakin maju. Jika kita menggunakan teknologi dengan baik dan benar, maka bangsa kita akan semakin berbudaya dan semakin dikenal dunia. Maka dari itu, mari kita gunakan teknologi dengan maksimal juga baik dan benar. Dukunglah Indonesia menuju kemajuan dalam segala bidang dan pertahankan budaya kita.